Aku Tak Berharap Dipertemukan, Aku Minta Kita Dipersatukan Dalam Cinta-Nya

shares |

Kadang setiap pertemuan hanya menyisakan luka. Ketika harapan yang kita tanam tidak pernah sampai kepada dia yang kita tuju. Hanya sebuah rindu yang membeku dalam hati dan entah kapan akan mencair.

Aku Tak Berharap Dipertemukan, Aku Minta Kita Dipersatukan Dalam Cinta-Nya


Aku tak berharap dipertemukan, aku hanya minta dipersatukan dalam cinta-Nya yang abadi. Dimana adanya kita berdua menjadi bukti atas kebenaran sebuah do’a. Janji Ilahi kalau jodoh itu adalah hal yang Pasti, dan akan bertemu di waktu yang tepat.

Saat pertemuan kita tidak saling berharap dan tidak ada janji yang terucap untuk saling menunggu. Sehingga tidak akan terbersit sebuah ragu, sampai akhirnya saling mebenci setelah rasa cinta itu tumbuh. Cukuplah kita saling mengenal tanpa ada rasa untuk berharap atau sikap memberi harapan. Karena sakitnya menunggu kepastian itu lebih menyiksa dari sebuah patah hati.

Seorang wanita ditakdirkan untuk menunggu, tidak seperti para lelaki yang bisa leluasa mendatangi sang wali. Seorang wanita hanya menerima dan memnyetujui akan kedatangan seorang laki-laki yang benar-benar berani datang ke rumahnya. Dan memiliki harap kalau yang datang meminta itu adalah seseorang yang ada dalam setiap doa-doa.

Tidak pernah aku kecewa dengan segala kuasa dan takdir-Mu ya Allah. ilmu mu jauh melebihi dari sekedar rasa harapku kepada sosok seorang lelaki. Cinta dan ridhomu adalah alasan kenapa kita dipersatukan, dan tidak hanya sekedar dipertemukan dalam harap yang berujung kekecewaan.


Pintaku pada-Mu, persatukan kami dalam sebuah cinta yang abadi. Cinta yang akan mebuat kami semakin dekat dengan Mu dan sebagai jalan menuju surga-Mu. Jauhkan kami dari angan-angan kosong dunia. Harapan yang tida akan pernah sampai, dan hanya berujung kepada kekecewaan. Cukupkan kami hanya dengan berharap kepada-Mu dan kuatkan iman kami dalam takwa karena-Mu.

Related Posts