Hanya Karena Pernah Terluka, Tidak Berarti Kamu Harus Takut Mencintai

shares |

Setiap orang yang datang pasti akan membawa sebuah mimpi. Dan mereka pergi dengan neninggalkan sebuah kenangan yang sangat sulit untuk dilupakan. Bukan salah dia yang meniggalkan atau pun kita yang sulit untuk melepaskan. Tapi keadaan belum mengizinkan kita bertemu dengan orang yang tepat.

Hanya Karena Pernah Terluka, Tidak Berarti Kamu Harus Takut Mencintai


Hanya karena pernah terluka, tidak berarti kamu harus takut mencintai. mengurung diri dengan semua kenangan manis yang sekarang terasa pahit. Memenuhi semua sisi dalam fikiran dengan namanya. Ingat, kamu berhak bahagia walau bukan dengan dia. pasti ada seseorang yang tepat untuk mu di luar sana.

seseorang yang tidak hanya membuatmu jatuh dalam cinta, tapi mampu untuk menggenggam erat tangan mu untuk berdiri tegak di sampingnya. Bersama-sama melengakah untuk saling menguatkan dan memberi dukungan. Tidak hanya sekedar memberi janji yang terasa menyejukan hati sesaat tapi menyayat setelahnya. Seseorag itu pasti ada, biarkan dia hadir dalam usaha kita membenahi diri dan melupakan masa lalu yang tak pantas untuk di kenang.

Luka yang kita rasakan bisa menjadi sebuah pelajara dalam hidup dan lebih mensyukuru sebuah kesetiaan. Tidak untuk disesali, apalagi saling mencaci satu sama lain. Buatlah diri kita dewasa dengan kehidupan, karena “ habis gelap, terbit lah terang “ R.A. KARTINI.. hehe

Menangislah sepuasnya, bersedihlah secukupnya. Setelah itu buatlah iri mentari yang besinar dengan senyum mu. berdiri lah tegak sekokoh gunung yang menjulang. Kamu berhak bahagia dengan orang yang tepat hari ini dan hari-hari yang akan datang.


Malu dengan cinta kedua orangtua kita, jika kita masih bersedih dengan hanya cinta yang belum tentu benar. Malu dengan perhatian para sahabat, jika kita masih bersedih hanya dengan perhatian yang belum tentu tulus. Malu dengan yang memiliki hati, jika kita hati yang kita miliki hanya untuk seseorang yang hatinya Dia genggam sepenuhnya. Jangan bersedih, karena hidupmu dalah milik mu sepenuhnya.

Related Posts