Surat Untuk Anak-Anaku Tersayang

shares |



 Anak-anakku tersayang…
Suatu saat, jika kamu menemukan ayah dan ibu sudah tua….
Cobalah untuk bersabar dan mengerti kamu…

Jika kami makan dengan berserakan, karena tangan-tangan kami sudah tak mampu memegang sendok dan piring…
Jika kami sudah kesulitan memakai baju kami sendiri…
Besabarlah….

Ingatlah berapa lamanya kami mengajarimu makan, minum dan berpakaian sendiri, ketika kalian masih kecil….
Jika kami menanyakan atau menceritakan hal yang sama berulang-ulang…
Jangan memprotes kami…
Dengarkan saja…

Saat kalian masih kecil, kalian selalu meminta kami membacakan buku yang sama berulang-ulang….
Setiap malam, setiap hari… sampai kalian tertidur… dan kami selalu memenuhinya…

Jika kami sudah tidak bisa mandi sendiri atau seringkali lupa jika kami belum mandi…
Janganlah katakan bahwa itu hal yang memalukan…
Ingatkah kalian ketika kalian kecil, berapa kali kami memaafkanmu, jika kalian tidak ingin mandi?

Berbicara tentang kemajuan teknologi…
Jangan tertawakan kami yang tidak mengerti…
Tapi berikan kami cukup waktu untuk memahaminya…

Jika kami sesekali kehilangan ingatan kami atau tidak bisa mengikuti percakapan yang kalian bicarakan, Berikan kami waktu untuk mengumpulkan ingatan kami kembali…
Tapi bila kami juga tidak bisa mengingatnya, jangan menjadi orang yang meremehkan dan sombong pada kami…
Sebab yang paling penting bagi kami adalah bersama kalian…
Dan kalian bersedia mengajak bicara kami meski pembicaraan kami sering membosankan…

Dan jika kami sudah tidak mau makan, jangan paksa kami..
Kami tahu kapan kami lapar dan kapan kami tidak merasa lapar
Biarkan kami yang menentukan sendiri, jangan dimarahi…
Ingatkah ketika kalian sulit makan dan kami dengan sabarnya menyuapi kalian?

Lalu ketika kaki kami sudah tidak bisa menopang tubuh kami lagi untuk berjalan…
Bantulah kami sama seperti saat kalian baru mulai belajar berjalan dengan memegang tangan kami…
Karena itulah yang kami lakukan dulu, saat kalian mulai melangkahkan kaki kecilmu…
Bantulah kami berjalan, bantulah kami untuk mengakhiri hidup kami dengan cinta dan kesabaran…
Jangan suruh kami menggunakan tongkat dan kursi roda tanpa ada tangan kalian yang melindungi dan menjaga kami…

Suatu hari nanti, kalian akan menyadari…
Bahwa hidup kami itu hanya untuk memberikan kalian yang terbaik mulai dari saat kalian dalam kandungan…
Satu-satunya yang kami butuhkan adalah rasa terima kasih kalian berupa sebuah senyuman dan pelukan serta sebanyak mungkin cinta dari kalian…


Love you,
Ayah dan Ibu

Related Posts