Hijab Bukan Ajang Untuk Pamer Kecantikan

shares |

Tahun 2014 jumlah wanita yang berhijab semakin meningkat. Hal ini tentunya sangat menggembirakan kaum muslim di seluruh belahan dunia. Khususnya umat muslim di negara - negara yang melarang pemakaian hijab, tentu hal ini merupakan angin segar untuk mereka khususnya wanita tentu saja. Bahkan pada tanggal 1 Februari 2014 lalu seorang muslimah yang berdomisili di Amerika Serikat mencetuskan ide Hari Jilbab Se-Dunia dan ternyata idenya ini diterima. Pada tanggal 1 Februari ini muslimah Amerika turun ke jalan untuk melakukan tutorial jilbab kepada para penduduk bahkan non muslim sekalipun.

Hijab Bukan Ajang Untuk Pamer Kecantikan


Namun, sebagian jilbab yang beredar sekarang ini hanya menonjolkan kemawahannya. Hijab yang colourful adalah hijab yang sangat digemari. Padahal, menurut Islam, wanita dilarang menggunakan pakaian yang mencolok seperti yang berwarna terang. Kenapa bisa seperti itu? Karena, apabila seorang wanita mengenakan pakaian atau hijab yang warnanya terlalu mencolok hal itu akan mengundang pria untuk memperhatikannya.

Selain itu, hijab yang 'sebenarnya' juga seharusnya menutupi dada. Tetapi, yang sering kita temui sekarang ini, sebagian orang menyukai untuk menggunakan model hijab yang tidak menutupi dada. Selain itu, dari segi tren mode pakaian masih banyak yang perlu disoroti seperti baju, celana, rok, perhiasan, make up, sepatu, dll

Penulis : Ayu Adinda Nata

Related Posts