Nanya Kapan Nikah Terus, Emang Mau Bayarin Resepsi Sama Sediain Mempelainya?

shares |

Ada sejuta alasan kreatif untuk menjawab pertanyaan yang masih di cari jawabannya. Dan sebenarnya pertanyaannya tidak benar-benar untuk bertanya, hanya menghangatkan suasana aja atau hanya sekedar nyindir. Hei sis, hey bro.. kapan mau nyusul ( Nanti nunggu Ojek ngelewat )..hehe

Naya Kapan Nikah Terus, Emang Mau Bayarin Resepsi Sama Sediain Mempelainya?


Nanya kapan nikah terus!, emangnya mau bayarin resepsi sama sediain mempelayna?. Milih jodoh emang segampang milih mata kuliah pilihan atau daftara beasiswa. Nunggu jodoh emang mudah kaya nunggu ojek online yang pasti datang ke lokasi tanpa nyasar.

Mungkin aja jodonyan masih nyasar dan lagi nanya-nanya alamat rumah. Atau jodohnya udah di depan pintu rumah, karean kitanya masih kuliah jadi nanti datang lagi lain waktu. Atau dia akan hadir setelah pesan-pesan berikut ini ( kaya iklan ).

Pertanyaan yang sederhana sih, tapi jawabannya hanya Allah yang bisa menjawab dan takdir yang akan mempertemukan. Jangan sampai hubungan persahabatan kita retak karena pertanyaan yang sederhana itu. Dan alangkah baiknya jika sekalian dengan solusinya .  “Kapan Nikah atau udah punya calon belum. Kalau belum saya ada jodoh yang insya Allah baik dan Sedikit dana CSR buat nambahin resepsi pernikahan”. Kan dengernya enak.. itu baru sahabat..heheh #ngarep

Jangan sampai kita memberikan pertanyaan tanpa ada jawaban di dalamnya. Karena menurut etika  pembuatan soal, jawaban terlebih dahulu ada sebelum pertanyaan di buat. Faham kan sekarang. Hehe

jadilah sahabat yang solutif, bukan mempersulit dan buat semakin rumit. Karena pernikahan bukan seremonial sehari atau dua hari saja. Tapi ikatan yang akan terjalin seumur hidup dan berharap sampai ke jannahnya,, Aamiin.


Note : siapa yang malam minggu ini masih sendiri, semoga mendapatkan pasangan yang terbaik. Karena saya yakin, sendiri ini dalam rangka menjaga diri bukan karena gak laku.. hidup JOMBLO SYAR’I.. hehehe

Related Posts