Perasaan Yang Tak Pernah Mampu Aku Definisikan

shares |

Cinta yang palsu adalah cinta yang membuat orang dicintainya menderita, begitu pesan singkat yang terakhir ku terima darimu. Seolah perasaanku padamu, kini membawa derita bagimu. Aku sedih membaca itu, karena sebelum “semua” terjadi aku memilih diam untuk membuatmu tetap merasa nyaman ketika bertemu aku.



Aku tidak tau apa yang kamu khawatirkan setelah “pembicaraan” kita hari itu. Kamu khawatir aku akan terus mengganggumu atau kamu takut aku malu untuk bertemu. Aku malu itu betul, tapi aku tak pernah lagi berniat untuk mengusikmu karena setelah hari itu aku merasa bahwa aku sudah begitu banyak menyusahkanmu, aku sudah merusak fokusmu.

Aku minta maaf untuk semua kesalahanku, baik yang aku sengaja ataupun tidak. Aku adalah seseorang yang tidak akan pernah mampu mendefenisikan perasaanku padamu. Apakah aku jatuh cinta atau hanya sekedar mengagumimu, yang jelas aku hanya ingin melihatmu bahagia, aku ingin melihatmu mencapai semua mimpi-mimpimu.

Aku tak tau kapan perasaan macam ini merasuki ku, yang jelas sejak pertemuan kita pertama kali, aku mempunyai kesibukan baru, sibuk menjadi stalker semua akun sosmed mu, mengumpulkan kisah-kisah masa lalumu sebelum bertemu aku, sibuk mencari informasi mengenai apa yang kamu sukai dan apa yang tidak.

Kata orang cinta itu buta dan jatuh cinta membuat seseorang hanya melihat sisi baiknya saja, hanya sibuk untuk memujanya dan tidak memandang kesalahannya. Sedang aku tidak, ada banyak sekali hal yang tidak ku suka darimu, termasuk beberapa kebiasaanmu, juga karaktermu yang terlihat betul betapa keras kepalanya kamu.

Aku juga banyak mendengar cerita dari beberapa orang yang nampaknya tidak begitu suka pada sifatmu, terkadang bahkan aku mengangguk setuju pada penilaiannya tentangmu. Aku suka mendengar cerita semacam itu, cerita yang seharusnya membuat kamu minus dimataku, tapi pada akhirnya tetap tidak ada yang berubah, aku bahkan belajar menyikapi kebiasaan-kebiasaan jelekmu.

Aku adalah seseorang yang mengirimkan begitu banyak do’a untukmu, tapi aku berat untuk memintamu kepada Rabb ku, aku takut karena aku tau diri betapa tidak pantasnya aku denganmu. Kita bagaikan langit dan bumi, kamu langit dan aku bumi, kamu terlalu tinggi diatasku, bahkan jika aku berusaha meraihmu pun aku tak akan menggapaimu.

Terkadang aku begitu menyesali banyak hal, aku menyesal tidak lebih dulu mengenalmu. Meski begitu aku bahagia karena pernah bertemu seseorang sepertimu. Aku harap kamu selalu bahgia dengan pilihan hidupmu, jika kamu butuh teman untuk berbagi maka carilah aku, jadikanlah aku sebagai temanmu, teman berbagi dukamu, aku tak perlu ada disaat bahagiamu karena kamu dikelilingi begitu banyak orang yang mencintamu.

Penulis : ef.belajarmenulis@gmail.com

Related Posts