Suami Cuma Bisa Menjelekkan Tanpa Kasih Solusi, Sakitnya Tuh Disini

shares |



Waktu istri lagi bersih-bersih, suami minta buatkan kopi
Waktu istri lagi masak di dapur, suami minta disetrikakan bajunya
Waktu istri lagi nyuapin si bungsu, suami minta dipijitin
Waktu istri lagi nyuci di belakang, suami minta disiapkan baju kerjanya

"Mah.. itu anaknya rewel minta nenen", padahal istri lagi mau maskeran..
"Mah..itu jemurannya kering cepat diangkat", padahal istri lagi mau luluran..
"Uang cukup buat makan aja syukur kok aneh-aneh mau ke salon", kata suami saat istri minta uang tambahan buat ke salon

Pas waktu pacaran dulu istrinya cantik dan bening karena dirawat sama orang tuanya kini semakin tak terawat lantaran lebih fokus urus suami dan anak. Si suami malah bilang, "Mah.. kok gembrot amat sekarang? Mah.. kok kusem amat?". Cuma bisa menjelekkan tanpa kasih solusi. Sedihnya lagi kalau tau-tau si suami malah genit lirik wanita lain. Sakitnya tuh disini.. ;(

Kulit bersih kalau tak terawat jadi kusam itu wajar karena penumpukan sel kulit mati
Kulit bersisik karena tak terawat itu wajar karena kurang terjaga kelembabannya
Wajah muncul flek dan jerawat itu wajar kalau tidak dirawat
Rambut rontok lepek dan bau itu wajar kalau tak dirawat
Badan gemuk itu wajar sehabis melahirkan dan makin susah turun karena faktor hormonal dan apalagi KB

Tapi semua perawatan itu butuh biaya dan kenyataannya banyak wanita yang tidak mengindahkan perawatan untuk dirinya sendiri lantaran lebih mengutamakan kepentingan keluarganya. Bagaimana mau perawatan jika gaji suami aja pas untuk makan atau bahkan kurang? Gimana mau perawatan kalau pekerjaan rumah tangga dirumah setumpuk dan dikerjakan istri seorang diri?

Begitu menerimanya seorang istri tak memperdulikan dirinya sendiri karena baktinya pada suami, sehingga sangat tidak adil kiranya jika suami menuntut supaya istri tetap tampil cantik, langsing seperti saat dulu pertama kali pacaran atau ketemu.

Begitu menerimanya seorang istri yang harus memutar otak seribu kali supaya gaji dari suami cukup untuk makan dan keperluan sebulan. Tentu tidak adil jika suami masih memotong jatah istri untuk beli rokok.

Begitu menerimanya seorang istri harus berkutat dengan cucian, setrikaan, dapur, merawat anak, mengajari anak, melayani suami. Tentu tidak adil jika suami tidak membantu dan merasa jika gaji yang diberikannya tiap bulan sudah cukup untuk menggantikan perannya sebagai seoang suami / ayah.

Kecantikan istri tanggung jawab suami? cantik memang tak harus dengan perawatan yang mahal. Cantik memang tak harus ke salon. Tapi setidaknya peran suami menjadi Imam keluarga benar-benar dijalankan, peran suami yang tak canggung membantu pekerjaan istri di rumah, peran suami yang bisa memuliakan dan membahagiakan istrinya akan membuat aura kecantikan terus terpancar dan tingkat stress istri makin menurun yang akhirnya dapat mencegah penuaan dini bagi para istri.

Related Posts