Surat Untuk Cinta Masa Depanku

shares |

Teruntuk Pangeranku Bagaimana kabarmu hari ini pria yang masih dirahasiakan Allah untukku, Halalku, Belahan Jiwaku, Kau yang ditakdirkan untukku, Pendamping hidupku, Calon imamku, Pemilik tulang rusukku, Separuh hatiku, Jodoh dunia&akhiratku, Ayah anak2ku kelak, Sahabat sejatiku.

Surat untuk cinta masa depanku


My Prince cloud, Pangeran Surgaku? Sehatkah dirimu? Maafkan aku karena setiap kali menyapamu selalu menanyakan perihal yang sama. Pertanyaan yang sama, sekali lagi kutanyakan pada sang pemilik hati, Allah SWT yang memiliki hatiku&hatimu... Kapan kita dipersatukan? Sejauh mana perjalananmu sekarang dalam menjemputku? Apa dirimu sudah setengah perjalanan atau masih stay di tempat? Doaku di setiap sholat&sujud panjangku adalah segera dipertemukan denganmu..


Seseorang yang berhasil membuatku galau&memporak porandakan hatiku. Ketika kita dipertemukan nanti, hal yang pertama yang kulakukan adalah menangis&bersyukur. Kamu ingin tahu kenapa? Karena Allah akhirnya mempertemukanmu denganku. Masa penantian ini terasa sangat berat pangeranku. Begitu banyak godaan &cobaan yang datang...

Bukan dari para kumbang2 di luar sana tapi dari diriku sendiri yang tak sabaran dalam menantimu. Kusibukkan diriku dengan melakukan berbagai macam kegiatan tapi tak satupun hal yang bisa membuatku berpaling dari memikirkanmu.

Dirimu hebat wahai sang pangeran... mampu membuatku menunggu hingga detik ini, merindukan seseorang yang bayangnya pun sama sekali tak terjamah di pikiranku. Hei, jangan merasa geer ya. Aku tahu, dirimu pasti akan menertawakan diriku ketika membaca goresan tinta ini. Aku tak secantik Zulaikha, tak sehebat Siti Khadijah ataupun tak sesabar fatimah... tapi kumohon terimalah aku apa adanya, ajari aku dan jangan sekalipun membentakku. Hatiku sangat rapuh, terlihat kuat di luar namun sangat rapuh di dalamnya.

Kelebihan yang kumiliki akan kau ketahui seiring kebersamaan kita. Tapi izinkanku memberitahukanmu sebuah rahasia, aku adalah typical orang yang setia... sekali aku mencintai seseorang, aku akan terus setia kepadanya. Bukannya aku mau geer atau besar kepala tapi itulah kenyataannya.


Jangan khawatir, aku sudah melupakan masa laluku... aku siap membuka lembaran baru bersamamu&anak2 kita nanti. Jangan cemburu padanya karena ketika kita dipersatukan nanti, dirimulah satu2nya yang akan kucintai selain ayahku. Aku ingin mencintaimu karena Allah, bukan karena kelebihanmu ataupun karena apa yang ada dalam dirimu. Aku ingin dirimu menjadi yang terakhir dalam hidupku dan akupun mengharapkan yang sama darimu. Kurasa sampai disini goresan2 tinta kerinduan yang kutorehkan pada beberapa lembar kertas lusuh ini. Kuharap aku bisa memberikannya kepadamu agar dirimu bisa membacanya...

tapi sekali lagi kuingatkan, jangan sampai menertawainya. Ini hanya ungkapan hati seorang gadis yang sangat merindukanmu.

Calon permaisurimu


Penulis : Dewi cendrillon

Related Posts