Mengapa Harus Bersyukur ?

shares |



“Maka nikmat Allah mana yang kamu akan dustakan?” Q.S. Al-Rahman [55]: 13
Bersyukur adalah kalimat yang sangat ringan didengar namun tidak semua orang bisa mengamalkannya, bersyukur adalah bukti terima kasih kita pada setiap anugerah yang telah Allah berikan untuk kita, bersyukur juga merupakan refleksi diri untuk senantiasa menghadirkan Allah dalam setiap perbuatan yang kita lakukan.

Ada banyak nikmat dalam hidup ini yang kerap kita anggap biasa, seperti contoh kita menganggap bahwa membalikan telapak tangan merupakan hal biasa, padahal disana terdapat nikmat Allah, selama kita tertidur siapa yang menjaga lubang hidung dan lubang telinga kita dari gangguan serangga? disana ada kebesaran Allah sehingga tidur kita tetap nikmat untuk tertidur.

Jika harus dijabarkan satu persatu, maka kita akan menyadari bahwa setiap gerak kita adalah nikmat dari Allah, lantas pantaskah kita untuk mendustakan nikmat tersebut? jawabannya tentulah tidak, lalu bagaimana kita menunjukkan pada Tuhan bahwa kita tidak mendustakan nikmat-nikmat yang telah diberikan? Bersyukur adalah jawaban terbaik untuk pertanyaan tersebut.

Ada banyak bentuk syukur yang bisa kita lakukan, bentuk syukur yang paling sederhana adalah mengucap ‘Alhamdulillah‘ sedangkan bentuk syukur yang lain kita bisa tunjukkan dengan perbuatan dan perkataan yang baik, tidak korupsi adalah bentuk syukur untuk kalangan kepegawaian, tidak curang dalam menimbang atau dalam menyajikan barang adalah bentuk syukur bagi para pengusaha, beribadah sesuai dengan ketentuan dan ketetapan yang diatur dalam Agama itu pun bentuk syukur, dan tidak menyakiti terhadap diri sendiri maupun sesama manusia atau tidak merusak lingkungan yang telah Allah ciptakan itu bentuk syukur yang sangat luar biasa.

Mengapa harus bersyukur?
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dari Anas, Rasulullah SAW bersabda bahwa ‘Iman itu terbagi dalam dua bagian, sebagian dalam syukur sebagian lagi dalam sabar‘, kita bisa menyimpulkan bahwa sabar dan syukur adalah bentuk keimanan kita pada Allah, sedangkan orang beriman adalah orang-orang yang Allah janjikan kebahagiaan di dunia maupun kelak di akhirat nanti.
Bersyukur akan membuat hati kita tenang dan membuat pikiran kita selalu mengarah pada hal yang positif, bersyukur juga merupakan bentuk afirmasi terbaik, kita tahu bahwa afirmasi adalah kekuatan harapan yang sekaligus bentuk doa untuk waktu yang akan datang.

Inti dari bersyukur adalah memuji Allah dengan menyadari bahwa diri ini lemah dan tidak sanggup menggapai apa pun yang diinginkan, hanya kekuatan Allah yang mengantarkan semua keberhasilan dan nikmat yang telah diperoleh.

Mulailah membiasakan bersyukur dari hal-hal sederhana yang biasa kita lakukan, meskipun banyak godaan yang terkadang membuat kita lupa untuk bersyukur, tapi yakinlah segala sesuatu yang diniatkan untuk kebaikan akan ada kebaikan lain yang mendukungnya, semoga kita senantiasa menjadi hamba-hamba Allah yang pandai dalam menikmati anugerahnya dan tak lupa untuk mensukurinya, amiin.

Related Posts