Berteman Dengan Mantan Adalah Bukti Kedewasaan, Jadi Gak Usah Baper Apalagi Musuhan

shares |

Banyak orang yang berfikiran salah tentang sebuah hubungan, lupa kalau dirinya adalah makhluk sosial yang suatu saat nanti pasti butuh pertolongan.

Berteman Dengan Mantan Adalah Bukti Kedewasaan, Jadi Gak Usah Baper Apalagi Musuhan


Namanya juga hubungan. Kalau udah putus, ya udah — putus aja. Kalau masih berteman ‘kan bukan putus hubungan namanya?

Memang sih, berteman dengan mantan bukan pekerjaan mudah. Jauh lebih gampang buat nggak kontak-kontakan dengan mantan selamanya dan cukup tahu kabarnya lewat stalking online saja. Padahal kalau mau berpikir lebih jernih, menjalin hubungan baik dengan mantan ada banyak sisi positifnya. Sisi positif ini membuat usaha yang harus kita keluarkan untuk kembali berteman dengan mantan jadi sangat sepadan.

Sekali Punya Perasaan Peduli Pada Seseorang, Nggak Mungkin Perasaan Itu Dilenyapkan
Bagaimanapun, orang itu sudah pernah jadi begitu berarti buat kamu. Orang itu juga yang berperan membentukmu jadi pribadi seperti sekarang ini. Pada orang yang pernah seberjasa itu di hidupmu, gimana caranya kamu berhenti peduli?

Mau Putus Atau Tidak, Kalian Berdua Masih Ada Di Satu Dunia
Karena ini, peluangmu untuk bertemu dia lagi begitu terbuka. Jadi bukankah lebih nyaman kalau kalian membangun hubungan baik saja? Apalagi kalau kalian bertemu sebagai relasi kerja. Dunia kerja tidak akan peduli pada “kenangan” yang pernah kalian punya. Saat masih ada kecanggungan antara kamu dan dia, jangan kaget saat kinerjamu terganggu. Sebaliknya, ketika kamu bertemu dengannya sebagai teman dekat, maka pekerjaanmu akan berjalan lancar dan mungkin saja kariermu akan terbantu olehnya.

Sudah Bukan Zamannya Lagi Untuk Menjalani Siklus Pacaran-Putus-Musuhan
Semakin dewasa, maka kamu akan melihat sebuah hubungan lebih dari sekadar itu. Pacaran-putus-temanan menunjukkan kedewasaan. Dengan bisa berteman, kamu membuktikan bahwa kamu bukan budak yang lemah di depan perasaan.

Belajar Berteman Baik Dengan Pacar Adalah Proses Berdamai Dengan Diri Sendiri
Pada tahap ini kamu belajar untuk mengelola perasaan dan mengusahakan kebaikan masa depan. Tentu saja, di awal putus, kamu akan sangat emosional. Gak cuma nyesek, kamu juga merasakan segumpal sesal dan kemarahan.

Berteman Dengan Mantan Bukan Kemustahilan
Yang kamu butuhkan hanyalah kedewasaan. Di akhir hari, dia tetaplah individu hebat yang pernah bikin kamu jatuh hati. Fakta ini gak akan berubah, meskipun kamu nggak memilikinya lagi.

Ada banyak harapan yang pernah kamu pasang dengan mantanmu. Meskipun ada banyak juga ketidakcocokan yang berujung pada berakhirnya hubungan. Tapi bukankah niat baik untuk menjalin hubungan itu pernah ada? Justru gak masuk akal ketika sekarang kamu mengkhianatinya.

Related Posts