Aku, Maunya Sih Kamu Yang Nanti Jadi Ayah Untuk Anak-Anakku

shares |

Jika bisa sedikit memaksa dalam doa, maunya aku menikah sama kamu. Jika aku punya beberapa permintaan, salah satunya adalah bisa menghabiskan sisa hidup dan bersama di sura-Nya kelal. Satu dan sulit untuk ditawar lagi, jika sekarang aku sangat menginginkamu. Manjadikan nama yang satu-satunya aku sebut dalam setiap doa setelah kedua orangtuaku.

Aku, Maunya Sih Kamu Yang Nanti Jadi Ayah Untuk Anak-Anakku


Jangan pernah tanyakan tentang rindu, karena sudah pasti kamulah penyebabnya. Saat malam mulai terasa sunyi dan sepi membawakan semua bayangmu yang dengan jelas terekam dalam benakmu. Entah kenapa segala segala sesuatu tentangmu selalu menjadikan malam-malamku indah. kadang ada senyum bersama air mata yang tidak sengaja mengalit melintas di pipiki. Dan kadang timbul tanya, apakah aku hanya sekedar bermimpi.

Kamu yang sedang aku usahakan dalam diam, dalam usaha untuk bisa memantaskan diri untukmu. Untuk bisa melangkah bersama dalam suka dan duka, dalam saat dimana ego yang aku miliki harus diredam. Mungkin masakanku sekarang belum se-enak masakan ibumu kini. Tapi yakinlah saat aku menemani makanmu dengan masakanku nanti, ada rasa yang berbeda.

Aku maunya sih kamu yang nanti jadi ayah untuk anak-anakku. Rasa yang akan sulit untuk ditawar-tawar, rasa yang sudah ada dalam keyakinan tertinggiku untuk meilikimu. Karena hati ini sudah kau miliki jauh sebelum namamu ada dalam doa-doaku.

Tapi jika Allah memiliki rencana lain, semoga kau bisa menemukan jodoh dunia dan akhiratmu. Begitu juga denganku, bisa mendapatkan sosok yang Allah Ridhai. terima kasih telah mengizinkanku untuk menuliskan namamu dalam setiap doa dan harapku.



Dan sebelum janur kuning melengku atas namamu, aku masih tetap berusaha dan berdoa. Agar namaku berada di samping namamu dalam buku pernikahan. Karena aku maunya kamu yang nanti jadi ayah untuk anak-anakku. Titik :D

Related Posts